Friday, 13 May 2022

KULTUM MALAM INI: PUASA

    KULTUM MALAM INI: Puasa


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Tanggal Pembuatan: 13 Mei 2022 18.33 WIB


NAHMADUHU WANASTAIINU WANASTAGHFIRUHU, WANA 'UUDDZUBILLAHI MIN SYURURI ANFUSINA WAMIN SAAYYIATI A' MALINA..... MAYAHDILLAHU FALA MUDHILLALAH WAAMAYUDDHLILHU FALA HAADIYA LAHU.....ASYHADU ALLA ILAAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH ALLAHUMMASALLI ALA SSAAYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALI SAYIDINA MUHAMMAD... AMMA BA'DU

Marilah kita panjatkan puji syukur ke khadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan, kesehatan, lahir, dan batin kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka mendapatkan ilmu dari Allah SWT. Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita termasuk orang-orang yang memiliki iman yang sempurna dan telah memberikan pemahaman bagi kita tentang syariat agama. Semoga rahmat dan keselamatan tetap tercurah kepada baginda nabi besar Muhammad SAW.

Menurut Agama Islam, puasa berasal dari kata 'shaum' yang artinya ibadah tersebut bersifat wajib untuk dilaksanakan oleh seluruh umat manusia yang beragama Islam, sedangkan menurut puasa secara umum, puasa merupakan kegiatan yang dilaksanakan dengan menahan diri dari makan, minum, serta menahan diri dari perilaku buruk seperti menahan hawa nafsu atau hal-hal yang membatalkan puasa. Umumnya, puasa dilaksanakan pada waktu satu hari, 24 jam atau beberapa hari tergantung pada waktu berpuasa serta berbuka puasa di setiap negara. Perlu diketahui bahwa puasa membatasi seseorang untuk melakukan perilaku buruk, termasuk membatasi seseorang untuk melakukan aktivitas yang berhubungan dengan seksual. Tujuan umat manusia yang beragama Islam melaksanakan Ibadah Puasa adalah untuk menahan diri dari berbagai macam keinginan. Puasa memiliki 2 (dua) jenis dalam Agama Islam, yakni puasa dengan hukum wajib dan puasa dengan hukum sunnah. Pertama adalah puasa dengan hukum wajib. Puasa dengan hukum wajib merupakan salah satu puasa yang wajib dilaksanakan oleh umat manusia yang beragama Islam. Apabila seorang umat muslim melaksanakan Ibadah Puasa, ia akan mendapatkan pahala begitupun sebaliknya. Apabila seorang umat muslim tidak melaksanakan Ibadah Puasa, ia akan mendapatkan dosa besar atau ganjaran Puasa dengan hukum wajib dilaksanakan pada Bulan Suci Ramadhan, puasa yang disebabkan oleh nazar. Apa itu nazar dalam berpuasa? Nazar dalam berpuasa adalah suatu janji yang dilakukan untuk menyanggupi sebuah perilaku ibadah tidak wajib menjadi wajib. Awalnya, nazar merupakan suatu puasa yang dilaksanakan secara sunnah. Namun, nazar diwajibkan apabila seseorang berjanji untuk melaksanakan ibadah puasa, puasa denda atau kafarat. Apa itu puasa denda? Puasa denda merupakan suatu puasa yang sebuah amalan yang dilakukan untuk menebus dosa atau kesalahan yang dilakukan oleh umat muslim, seperti seorang umat muslim melakukan hubungan seksual pada Bulan Suci Ramadhan, dan lain sebagainya, serta puasa dalam hukum wajib yang terakhir adalah puasa ganti atau qadha. Apa itu puasa ganti atau qadha? Puasa ganti atau qadha adalah suatu puasa yang mengganti atau membayar utang yang menyebabkan seorang umat muslim tersebut tidak bisa melaksanakan Ibadah Puasa karena alasan tertentu, seperti seorang perempuan yang beragama Islam tidak sengaja melihat darah di kemaluannya sehingga seorang perempuan yang beragama Islam diwajibkan membatalkan puasa dan diwajibkan membayar denda tersebut, dan lain sebagainya. Dan terakhir adalah puasa dalam hukum sunnah. Puasa dalam hukum sunnah merupakan salah satu puasa yang dikerjakan akan mendapatkan pahala dan puasa yang tidak dikerjakan tidak akan mendapatkan dosa dan pahala. Puasa dengan hukum sunnah dilaksanakan pada 6 Syawal, kecuali perayaan Hari Raya Idul Fitri, puasa sunnah Senin & Kamis, Puasa Sunnah Arafah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah & Puasa Tarwiyah yang dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah untuk umat muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji, Puasa Daud, puasa Tasu'a yang dilaksanakan pada 9 Muharram & puasa Asyura yang dilaksanakan pada 10 Muharram, puasa Nifsu Sya'ban yang dilaksanakan pada pertengahan bulan Sya'ban, puasa Yaumul Bidh yang dilaksanakan pada tanggal 11, 12, dan 13 setiap bulan, serta puasa Asyhurul Hurum yang dilaksanakan pada bulan Dzulqa'dah, Bulan Rajab, Bulan Muharram, dan Bulan Dzulhijjah. Puasa memiliki beberapa syarat wajib dan sah menurut syariat Islam. Syarat wajib puasa adalah beragama Islam dan menyembah Allah SWT, sudah baligh, kondisi akalnya sehat, keadaan rohani dan jasmani yang sehat, keadaan yang suci dari hadas kecil dan hadas besar, memiliki kesanggupan untuk berpuasa, serta belum termasuk musafir yang sedang melakukan perjalanan jauh, sedangkan syarat sah puasa adalah beragama Islam dan tidak murtad, dapat membedakan antara baik dan buruk (mumayyiz), tidak dalam keadaan najis dari haid dan nifas (khusus perempuan), serta memiliki pengetahuan mengenai waktu diterimanya puasa. Puasa memiliki rukun-rukun yang wajib umat muslim ikuti, yakni memeluk Agama Islam, membaca niat, serta menahan diri dari segala keburukan yang membatalkan puasa, seperti makan, minum, kegiatan seksual, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Adapun hal-hal yang disunnahkan ketika menjalankan Ibadah Puasa adalah melambatkan sahur, menyegerakan berbuka ketika memasuki waktu berbuka, membaca doa atau niat puasa, diawali dengan makanan atau minuman yang manis ketika memasuki waktu berbuka, bersedekah dengan memberikan makanan berbuka untuk sesama, serta lebih giat dalam beribadah dan bersedekah. Adapun waktu-waktu yang dilarang melaksanakan Ibadah Puasa adalah Hari Raya Idul Fitri yang bertepatan dengan 1 Syawal, Hari Raya Idul Adha yang bertepatan dengan 10 Dzulhijjah, tiga hari tasyrik yang dilaksanakan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, hari Syak yang dilaksanakan pada 30 Sya'ban, berpuasa selamanya, wanita yang sedang haid atau nifas dan belum mandi besar, serta seorang istri yang berpuasa sunnah tanpa izin dari suami, sedangkan puasa yang makruh dilaksanakan Ibadah Puasa adalah pada saat hari Jum'at yang tidak diiringi tanpa didahului berpuasa di hari sebelumnya
 
Demikian tausiyah yang sampaikan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Kurang lebihnya mohon maaf

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamithaaryq
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh




Sumber:
    - Website Blog Gramedia:
       Pengertian Puasa: Jenis, Syarat, Rukun, dan Ketentuan
    - Website Blog Gramedia:
      Niat Puasa Nazar: Tata Cara, Konsekuensi, dan Macam

No comments:

Post a Comment

KULTUM PAGI INI: SHALAT JUM'AT

  KULTUM PAGI INI: Shalat Jum'at Penulis:  Muhammad Irfan Budiman Edit:  Muhammad Irfan Budiman Tanggal Pembuatan:  15 Mei 2022 07.55 WI...