KULTUM PAGI INI: Membiasakan Membuat Kebaikan
Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman
Tanggal Pembuatan: 30 April 2022 05.02 WIB
NAHMADUHU WANASTAIINU WANASTAGHFIRUHU, WANA 'UUDDZUBILLAHI MIN SYURURI ANFUSINA WAMIN SAAYYIATI A' MALINA..... MAYAHDILLAHU FALA MUDHILLALAH WAAMAYUDDHLILHU FALA HAADIYA LAHU.....ASYHADU ALLA ILAAHA ILLALLAH WA ASHADU ANNA MUHAMMADARRASULULLAH ALLAHUMMASALLI ALA SSAAYIDINA MUHAMMAD WA ALA ALI SAYIDINA MUHAMMAD... AMMA BA'DU
Marilah kita panjatkan puji syukur ke khadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan, kesehatan, lahir, dan batin kepada kita semua sehingga kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka mendapatkan ilmu dari Allah SWT. Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan kita termasuk orang-orang yang memiliki iman yang sempurna dan telah memberikan pemahaman bagi kita tentang syariat agama. Semoga rahmat dan keselamatan tetap tercurah kepada baginda nabi besar Muhammad SAW.
Tahukah kalian, mengapa kalian dianjurkan untuk berbuat kebaikan? Karena berbuat kebaikan membuat kalian mendapatkan pahala. Dalam suatu hadits qudsi, Allah SWT berfirman "Jikalau seseorang hamba mendekat pada-Ku sejengkal, maka aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal pada-Ku, maka aku mendekat padanya sedepa. Jikalau hamba itu mendatangiaku dengan berjalan, maka aku mendatanginya dengan bergegas" (HR. Bukhari). Bisa kita lihat bahwa beberapa orang memiliki kecenderungan tertentu. Orang yang terbiasa berbuat maksiat maka dari hari ke hari dia akan makin terjerumus ke dalam lembah yang hitam. Sebaliknya, orang yang suka shalat berjama'ah ke masjid, ia akan ramah ke tetangganya, rutin berinfaq, dan bahagia untuk menghidupi keluarganya. Makin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik, makin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi di atas bahwa makin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT, makin dekat-lah kita dengan-Nya. Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah cara supaya kita berbuat suatu kebaikan. Makin kita terbiasa berbuat baik, makin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Beberapa ibadah dilakukan beruang dalam kurun waktu tertentu seperti shalat lima waktu, puasa sunnah dua kali seminggu, serta shalat Jum'at sekali sepekan agar manusia terbiasa beribadah. Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu, yakitu dalan memulainya. Memulai suatu aktivitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Ketika kita mendorong mobil yang mogok, diperlukan tenaga yang besar sebelum mobil tersebut bergerak. Saat mobil tersebut bergerak, diperlukan daya dorong yang kecil. Janganlah menunda berbuat kebaikan apabila ada sifat kalian yang menunda membuat suatu kebaikan. Kalau kita ada keinginan untuk menunda, tundalah untuk menunda. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW bahwa "Bersegeralah untuk beramal, jalan menundanya hingga datang tujuh perkara. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal, kecuali jika sudah datang kemiskinan yang membuatmu lupa, kekayaan yang membautmu berbuat kelebihan batas, sakit yang merusakmu, usia lanjut yang membuatmu pikun, kematian yang tiba-tiba menjemputnya, dajjal, suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu saat kiamat, saat bencana yang lebih dahsyat, dan siksaan yang akat pedih" (HR. Tirmidzi). Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan dengan keyakinan yang kuat. Oleh sebab itu, kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Untuk menguatkan hati, kita perlu mencari ilmu secara berulang. Beberapa pengulangan dalam Al-Qur'an digunakan agar manusia makin ingat.
وَلَقَدْ صَرَّفْنَا فِيْ هٰذَا الْقُرْاٰنِ لِيَذَّكَّرُوْاۗ وَمَا يَزِيْدُهُمْ اِلَّا نُفُوْرًا
Dan sesungguhnya dalam Al-Qur'an ini kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan) agar mereka selalu ingat. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari (QS. Al-Isra ayat 41)
Inti dari kultum pagi ini adalah mulailah perbuatan baik yang ingin kamu lakukan sekarang dan jangan ditunda. Kalau belum yakin, perluas dan perdalam ilmu agar kita makin yakin
Demikian tausiyah yang sampaikan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Kurang lebihnya mohon maaf
Wallahul Muwaffiq ila Aqwamithaaryq
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh